Strategi Misi Gereja Dalam Upaya Menjangkau Remaja Pemuda Bagi Kristus Di Tengah Tantangan Pelayanan Pada Era Digital

Authors

  • Daud Sekius

DOI:

https://doi.org/10.66511/anoterosjt.v2i1.69

Keywords:

church mission, reaching youth, ministry challenges, digital age

Abstract

Youth ministry is still often overlooked, as they face complex social problems and the dynamics of the digital age, so a strategic study of the church's mission model is needed that is relevant and contextual. This article outlines and formulates the church's mission strategy to reach young people for Christ in the midst of the challenges of the digital age. The method used is qualitative research based on literature research with content analysis, combined with a theological reflection approach to literature and biblical texts. The research found the need for youth organization, incarnation service models, active involvement of young people, counseling, as well as the use of worship, small groups, multimedia, and various social-educational activities. The Church needs to develop a comprehensive and ongoing mission strategy for young men to grow into spiritually mature, responsible, and God-glorifying individuals.

 

Pelayanan remaja pemuda masih sering terabaikan, sementara mereka menghadapi masalah sosial kompleks dan dinamika era digital, sehingga diperlukan kajian strategis tentang model misi gereja yang relevan dan kontekstual. Artikel ini menguraikan dan merumuskan strategi misi gereja untuk menjangkau remaja pemuda bagi Kristus di tengah tantangan era digital. Metode yang digunakana adalah penelitian kualitatif berbasis riset kepustakaan dengan analisis isi, dipadu pendekatan refleksi teologis terhadap literatur dan teks Alkitab. Penelitian menemukan kebutuhan pengorganisasian remaja, model pelayanan inkarnasi, pelibatan aktif kaum muda, konseling, serta pemanfaatan ibadah, kelompok kecil, multimedia, dan berbagai kegiatan sosial-edukatif. Gereja perlu mengembangkan strategi misi komprehensif dan berkelanjutan agar remaja pemuda bertumbuh menjadi pribadi rohani yang dewasa, bertanggung jawab, dan memuliakan Allah.

References

Benson, Warren S, and Mark H Senter III. Pedoman Lengkap Untuk Pelayanan Kaum Muda. Bandung: Kalam Hidup, 1999.

Bons-Storm, M. Apakah Penggembalaan Itu? BPK Gunung Mulia, 2012.

Brubaker, J. Omar, and Robert E. Clarck. Memahami Sesama Kita. Malang: Gandum Mas, 1972.

Busthan, Paskalinus. “Penggembalaan Pemuda Dan Remaja (Materi Kuliah).” Tenggarong: Sekolah Tinggi Teologia Tenggarong, 2011.

Buyung, Yopie. “Bagaimana Membimbing Orang Baru.” Majalah Sahabat Gembala, 1992.

Chandra, Robby I. Budaya Kota Kawula Muda Dan Media Modern. Jakarta: Binawarga, 1998.

———. Kerangka Kepemimpinan Bagi Kawula Muda. Bekasi: Binawarga, 1997.

Chandra, Robi I. Pemimpin Yang Meraih Kawula Muda. Bekasi: Bina Warga, 1997.

Cho, Paul Yonggi, and Harold Hostetler. Kelompok Sel Yang Berhasil. Malang: Gandum Mas, 1981.

Frans, Dennie Olden. Musik Rock. Batu: YPPII, 1993.

Graham, Billy, and Laury Christian. Lembaga Literatur Baptis. Bandug: Lembaga Literatur Baptis, 1982.

Gunarsa, Singgih D. Psikologi Praktis; Anak, Remaja, Dan Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000.

Hannas, Hannas, and Rinawaty Rinawaty. “Menerapkan Model Penginjilan Pada Masa Kini.” KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen) 5, no. 2 (October 2019): 175–89. https://doi.org/10.30995/kur.v5i2.118.

Hendrik, Isakh Archilaus. “Misi Gereja Masehi Injili Di Timor (GMIT) Terhadap Pemuda Urban GMIT Di Kota Kupang Dan Relevansinya Dengan Perdamaian.” Universitas Kristen Duta Wacana, 2019.

Hia, Lurusman Jaya. “Strategi Pelayanan Misi Gereja Di Era Digital Dan Integrasi Terhadap Generasi Zillenial.” Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja 3, no. 2 (December 24, 2023): 187–98. https://doi.org/10.54170/dp.v3i2.187.

Indonesia, Kamus Besar Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online,” 2021.

Kamphausen, Beth. “Catatan Kulian Pendidikan Kristen II.” Tenggarong, 2001.

Kwik, Petrus. “Funky and Gaul Volume 10 Untuk Remaja, Pemuda, Dan Mahasiswa.” Indonesia: Studio 01 Solo, n.d.

Leks, Stefan. Merenungkan Sabda Tuhan Dalam Kelompok. Yogyakarta: Kanisius, 1997.

Mackay, Joy. Creative Camping. Wheaton: Illinois, 1984.

Maiaweng, Peniel CD. Penginjilan Inkarnasi Pemuda. Tenggarong: Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong, 2000.

———. “Sukarelawan: Panduan Praktis Untuk Mempersiapkan Jemaat Melayani Pemuda Secara Sukarela (Diktat).” Tenggarong, 2002.

Niftrik, Gerrit Cornelis van, and B J Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: Gunung Mulia, 2014.

Panuntun, Daniel Fajar, and Eunike Paramita. “Hubungan Pembelajaran Alkitab Terhadap Nilai-Nilai (Kelompok Tumbuh Bersama Kontekstual).” Gamaliel : Teologi Praktika 1, no. 2 (2019): 104–15. https://doi.org/https://doi.org/10.38052/gamaliel.v1i2.30.

Prihanto, Agus. “Peran Proses Mentoring Pemimpin Kaum Muda Bagi Perkembangan Pelayanan Pemuda Di Gereja.” Jurnal Jaffray 16, no. 2 (October 2018): 197–212. https://doi.org/10.25278/jj71.v16i2.258.

Robenson. Manajemen Kemping: Kemping Kristen (Catatan Kuliah). Tenggarong: Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong, 1999.

Ronda, Daniel. “Masyarakat Post-Modernisme: Catatan Ceramah.” Tenggarong, 2003.

Selan, Ruth Fainsan. Pedoman Pembinaan Warga Jemaat. Bandung: Kalam Hidup, 2022.

Senduk, H.L. Pedoman Pelayanan Pendeta, Jilid 2. Jakarta: Yayasan Bethel, 2008.

Tomatala, Yakob. Kepemimpinan Yang Dinamis. Jakarta: YT Leadership Fundation, 1997.

———. Teologi Kontekstualisasi (Suatu Pengantar). Malang: Gandum Mas, 1993.

Tozer, A W, and James L Snyder. Tozer on Worship and Entertainment. Moody Publishers, 2006.

Tuhumury, P. Strategi Pelayanan Sel. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2001.

Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167.

Downloads

Published

11-06-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Strategi Misi Gereja Dalam Upaya Menjangkau Remaja Pemuda Bagi Kristus Di Tengah Tantangan Pelayanan Pada Era Digital. (2024). Anoteros: Jurnal Teologi, 2(1), 66-84. https://doi.org/10.66511/anoterosjt.v2i1.69