Perbedaan Fungsi Roh Kudus dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru
DOI:
https://doi.org/10.66511/anoterosjt.v1i2.56Keywords:
Roh Kudus, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, pneumatologiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan utama fungsi dan kedudukan Roh Kudus dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Metode yang digunakan adalah penelitian teologis yang meneliti tentang konsep Roh Kudus. Dalam Perjanjian Lama, Roh Kudus, yang sering disebut sebagai ‘‘Roh Allah,‘‘ hadir secara terbatas untuk memberi kuasa kepada tokoh-tokoh tertentu, seperti para nabi dan pemimpin Israel, yang menjalankan kehendak Allah. Di Perjanjian Baru, peran Roh Kudus berkembang menjadi pribadi yang hadir secara permanen dalam kehidupan setiap orang percaya. Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta dan hadir secara penuh dalam setiap orang percaya, memperkuat hubungan langsung dengan Allah. Dalam relasi Tritunggal, Roh Kudus bertindak sebagai penghubung yang membawa umat semakin dekat kepada Bapa dan Anak, serta memperdalam pengertian akan karya Kristus. Dengan demikian, Roh Kudus bukan hanya saksi, tetapi juga pribadi yang menghubungkan dan memperkuat relasi umat dengan Allah Tritunggal dalam kehidupan sehari-hari.
References
Boice, James Montgomery. Dasar-dasar Iman Kristen. Momentum, 2015.
Bray, Gerald. Allah Telah Berfirman (Jilid 2): Sejarah Theologi Kristen. Surabaya: Momentum, 2019.
Enns, Paul. The Moody Handbook of Theology 1. Malang: Literatur SAAT, 2003.
Erickson, Millard J. Teologi Kristen (Volume III). Gandum Mas, 2018.
Gulo, Manase. “Studi Eksegetis Ungkapan ‘Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus’ Berdasarkan 1 Korintus 6:19.” Manna Rafflesia 3, no. 1 (31 Oktober 2016): 48–75. https://doi.org/10.38091/man_raf.v3i1.66.
Karman, Yonky. “Roh-Roh Dalam Perjanjian Lama.” Amanat Agung, 2015, 6.
Niftik, G.C. van & Boland, B.j. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.
Tiladuru, Vena Melinda. “Questioning of Saul’s Nudity Before Samuel in 1 Samuel 19:24.” GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies 1, no. 1 SE-Articles (26 Juli 2021): 50–60. https://grafta.stbi.ac.id/index.php/GRAFTA/article/view/12.
Tong, Stephen. Baptisan & Karunia Roh Kudus. Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia, 1996.
Tozer, A.W. The Knowledge of the Holy: The Attributes of God. 1st ed. General Press, 2019.
Wibowo, Moses. “Roh Kudus Dalam Teologi Perjanjian Baru I.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 1, no. 1 (14 Juli 2020): 48–58. https://doi.org/10.47457/phr.v1i1.5.
Zaluchu, Sonny Eli. “Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 28–38. https://doi.org/10.46445/ejti.v4i1.167.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 I Putu Yudha Kusuma, Enggar Objantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.